Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Keadilan di ujung Rotan

Gambar
Eki Adang Tareh: Suara Corong Tua dari Bangpalol Di antara kabut pagi yang menggantung di lereng-lereng Alor, ada nama yang tak pernah padam dalam ingatan generasi: Kakek Bakar Adang, yang oleh rakyatnya disapa penuh hormat sebagai Eki Adang Tareh. Ia bukan raja, bukan pejabat besar, tapi suara corong tuanya pernah menggema lebih keras dari petir, dan keadilannya lebih dalam dari jurang di kaki gunung Bangpalol. Dulu, ketika dunia belum seramai kini, ketika jalan masih bertanah liat dan malam hanya diterangi lampu pelita, suara dari corong tua milik Eki Adang menjadi panggilan bagi setiap warga. Di bawah langit sederhana, suaranya menggetarkan dada, mengundang rakyat kecil dari setiap penjuru kampung untuk berkumpul, mendengar, dan mematuhi. Corong itu bukan sekadar alat, tapi simbol kuasa moral—suara yang lahir dari hati yang tulus, bukan dari ambisi kekuasaan. Eki Adang bukanlah penguasa dengan tongkat emas. Ia hanya membawa sebatang rotan, bukan untuk menindas, tapi untu...

Menimbang Manfaat Program MBG (Makan Bergizi Gratis) bagi Masyarakat Desa

Gambar
Esai Kritis dan Rasional: Menimbang Manfaat Program MBG (Makan Bergizi Gratis) bagi Masyarakat Desa Dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing, pemerintah meluncurkan program MBG — Makan Bergizi Gratis. Program ini digadang-gadang sebagai wujud nyata keberpihakan negara kepada generasi muda dan kelompok rentan, terutama anak-anak sekolah dan masyarakat miskin. Di tengah gempuran isu stunting, kemiskinan ekstrem, dan ketimpangan gizi antara kota dan desa, MBG menjadi harapan baru. Namun, di balik cita-cita mulianya, muncul pertanyaan kritis: sejauh mana MBG benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa? 1. Latar Belakang dan Tujuan Program Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lahir dari kesadaran bahwa gizi adalah pondasi utama kualitas manusia. Anak yang lapar tidak dapat belajar dengan baik; tubuh yang kekurangan gizi tidak dapat tumbuh optimal; dan generasi yang lemah tidak mampu bersaing di masa depan. MBG bertujuan untuk menja...

MBG Warisan Politik?

Gambar
Esai Kritis dan Rasional: Menimbang Manfaat Program MBG (Makan Bergizi Gratis) bagi Masyarakat Desa Dalam lanskap pembangunan nasional, kesejahteraan rakyat tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari seberapa sehat dan bergizi rakyatnya. Kesadaran inilah yang melahirkan program MBG — Makan Bergizi Gratis, sebagai salah satu langkah strategis pemerintah untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya. Program MBG hadir sebagai jawaban atas realitas yang masih menyesakkan: tingginya angka stunting, kemiskinan gizi, dan ketimpangan akses pangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Di tengah kesenjangan itu, masyarakat desa menjadi kelompok yang paling membutuhkan perhatian nyata, bukan sekadar janji politik yang berlalu bersama musim kampanye. 1. Hak Rakyat, Bukan Hadiah Politik Satu hal penting yang perlu ditegaskan secara rasional dan kritis: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan milik atau ciptaan satu partai politik tertentu. MBG adalah ...