Postingan

Menampilkan postingan dengan label Warisan Petuah Bapak Kira Ane

MEMAHAMI DIKSI "SYAHID & MARTIR SECARA UTUH

  SYAHID DAN MARTIR MEMAHAMI DIKSI KEAGAMAAN DI TENGAH RUANG PUBLIK DAN PERDEBATAN MEDIA Oleh: Majid Adang   Dalam beberapa waktu terakhir, ruang publik Indonesia diramaikan oleh perdebatan mengenai penggunaan diksi “syahid” dalam ceramah tokoh nasional Jusuf Kalla di lingkungan Universitas Gadjah Mada . Diskusi tersebut kemudian berkembang dalam berbagai forum media dan talkshow televisi dengan menghadirkan narasumber lintas agama. Namun yang menarik sekaligus memprihatinkan adalah bagaimana istilah “syahid” diperdebatkan lebih sebagai isu sensitif-politik ketimbang sebagai konsep teologis yang memiliki akar sejarah dan makna yang sangat dalam dalam tradisi agama. Sebagian narasumber Muslim tampak menyederhanakan makna syahid hanya pada konteks perang atau kekerasan. Di sisilain, beberapa narasumber Kristen menyatakan bahwa dalam kekristenan tidak dikenal istilah “syahid”, melainkan “martir”. Pernyataan itu memang benar secara terminologi internal agama masing-masing, tetapi...

JEJAK LELUHUR

Gambar
*“Jejak Leluhur”* _Warisan Petuah Bapak Kira Ane_ *PENJAGA ADAT DARI KAFIN LELANG* *FILOSOFI KEHIDUPAN BAPAK KIRA ANE* “Sabar Seluas Laut, Persaudaraan Seteguh Gunung” Warisan Petuah dan Kisah Leluhur Bapak Kira Ane dari Bangpalol. *Biografi Singkat Bapak Kira Ane* Di Bangpalol, sejarah dan adat suku Kafin tidak bisa dilepaskan dari nama seorang tokoh besar: Bapak Kira Ane. Beliau adalah penjaga kearifan, penutur sejarah, dan penghubung generasi yang menyatukan masa lalu, masa kini, dan masa depan sukunya. Bersama istrinya tercinta, Mama Mone Bail, beliau membangun keluarga besar yang penuh kasih sayang. Dari pernikahan itu lahir 6 orang anak, yang kemudian berkembang menjadi 36 cucu dan puluhan cece (cicit). Keturunannya adalah bukti nyata bahwa kehidupan dan ajaran beliau terus berlanjut, mengalir dari darah dan napas anak cucu yang masih hidup hari ini. Walau telah meninggal dunia puluhan tahun silam, nama Bapak Kira Ane tetap hidup dalam ingatan. Beliau tidak hanya dike...