OPINI PUBLIK
*OPINI*
Antara Durasi yang singkat & Kompetensi Peserta yang diuji.
Pengumuman #hasilTes #Kompetensi #KDKMP telah keluar. Fakta bahwa sebagian besar peserta tidak lolos karena tidak mencapai passing grade tentu menjadi perhatian bersama. Situasi ini perlu dilihat secara objektif, bukan sekadar mencari siapa yang salah.
Di satu sisi, #panitiapelaksana patut menerima evaluasi terkait teknis pelaksanaan tes, terutama soal durasi waktu. Sejumlah peserta mengaku waktu yang tersedia terlalu singkat dibanding jumlah dan tingkat kesulitan soal. Jika kesaksian ini benar dan dirasakan oleh banyak peserta, maka penyelenggara perlu melakukan kajian ulang agar tes benar-benar mengukur kompetensi, bukan sekadar kemampuan berpacu dengan waktu. Sistem seleksi yang baik harus memberi ruang yang proporsional agar peserta dapat membaca, memahami, lalu menjawab dengan tenang dan adil.
Namun di sisi lain, #peserta juga perlu melakukan introspeksi. Masih ada anggapan bahwa tes ini hanyalah #formalitas karena “bukan CPNS”. Cara berpikir seperti ini justru menunjukkan kurangnya keseriusan dalam mempersiapkan diri. Setiap proses seleksi kompetensi tetaplah membutuhkan kesiapan, latihan, kedisiplinan, dan kemampuan akademik tertentu. Ketika banyak peserta datang tanpa persiapan matang, hasil rendah seharusnya tidak langsung seluruhnya dibebankan kepada sistem.
Kita harus jujur bahwa budaya “asal ikut” masih cukup kuat dalam berbagai proses seleksi di daerah. Ada yang berharap kelulusan dapat diraih hanya karena pengalaman, kedekatan, atau asumsi bahwa standar penilaian tidak terlalu ketat. Padahal dunia kerja dan pelayanan publik saat ini menuntut kualitas sumber daya manusia yang benar-benar kompeten.
Karena itu, polemik hasil tes ini sebaiknya tidak berhenti pada saling menyalahkan. Panitia perlu memperbaiki kualitas pelaksanaan agar lebih manusiawi dan terukur, sementara peserta juga harus mengubah pola pikir bahwa setiap seleksi adalah proses serius yang membutuhkan persiapan serius pula.
Seleksi yang baik bukan hanya tentang siapa yang lulus, tetapi juga tentang bagaimana sistem dibangun secara adil dan bagaimana peserta menghargai proses dengan sungguh-sungguh. Jika kedua hal ini berjalan seimbang, maka hasil seleksi akan lebih dipercaya publik dan benar-benar melahirkan SDM yang berkualitas.
#koperasimerahputih
#teskompetensi
#hasilkompetensipeserta
#menterikoperasi
#kampungnelayan
@penggemar berat
Komentar