BAMPALOLA: DI KAKI GUNUNG RAJA, DALAM PELUKAN TULAGADONG Di antara kabut pagi yang menari di lereng timur Pulau Alor, berdirilah Bampalola, kampung tua yang berakar di kaki Gunung Raja — atau disebut juga Jabal Malik, tempat di mana tanah, langit, dan doa saling berpelukan dalam kesetiaan abadi. Kampung ini bukan sekadar hamparan rumah dan ladang; ia adalah tulisan tangan leluhur yang ditorehkan di batu, di tanah, dan di jiwa anak-anaknya. Di atas bukit Tulagadong, tempat angin membawa kabar dari nenek moyang, berdirilah Rumah Adat Lakatuil, rumah tua yang menjadi saksi ziarah waktu. Dikelilingi oleh delapan belas rumah adat lainnya, Tulagadong tampak seperti lingkaran kehidupan — tempat para suku, darah, dan keyakinan berpadu dalam kehormatan dan takzim. Di sanalah setiap batu menjadi altar, setiap pohon menjadi saksi, dan setiap langkah menjadi doa. Dari lembah yang lembut hingga puncak yang berawan, mengalunlah syair tua yang diwariskan dari generasi ke generasi, “Bap so...