POLEMIK PEMBANGUNAN MASJID di LILIBA dari Kacamata Lokal NTT
Ketika Adat Mengajari Kita Menahan Diri Penghentian total pembangunan Masjid Darul Amanah di Kelurahan Liliba, Kota Kupang, bukan sekadar urusan izin bangunan. Ia adalah peristiwa sosial yang mengingatkan kita pada satu nilai yang lama hidup di Nusa Tenggara Timur: kerukunan lebih berharga daripada kecepatan. NTT bukan wilayah yang asing dengan perbedaan. Dari Timor, Alor, Flores, hingga Sumba, masyarakat hidup dalam keberagaman suku, bahasa, dan iman. Yang menjaga semua itu tetap utuh bukan sekadar hukum negara, tetapi adat dan kesadaran hidup bersama. Di tanah Timor, orang mengenal prinsip keseimbangan: darat dan laut sama-sama luas, tetapi harus dijaga agar tidak saling melukai. Maknanya sederhana, ruang hidup tidak boleh dikuasai sepihak. Setiap keputusan penting harus melalui musyawarah, sebab harmoni sosial lebih bernilai daripada kemenangan satu pihak. Antropolog NTT Prof. Gregorius Neonbasu, SVD , menyebut bahwa konflik yang dipaksakan tanpa dialog akan meninggalkan luka sosial...